Senin, 31 Agustus 2015

Panduan Wisata Dieng Wonosobo

Dieng adalah kawasan dataran tinggi yang termasuk dalam kategori kawasan vulkanik aktif. Bisa dikatakan bahwa Dieng merupakan gunung api raksasa dengan banyak kepundan. Memiliki ketinggian rata-rata 2.000 meter di atas permukaan laut, dengan puncak tertinggi berada di Gunung Prau, sekitar 2.565 mdpl. Dieng memiliki beragam daya tarik untuk dikunjungi, baik keindahan alam maupun warisan budayanya. Banyak wisatawan yang berminat untuk mengunjungi kawasan dataran tinggi tersebut, karena memang Dieng menyimpan berjuta pesona bagi setiap orang. Apabila Anda yang ingin mengadakan perjalanan bisnis maupun wisata ke Dieng, silahkan simak ulasan singkat tentang Panduan Wisata Dieng Wonosobo.

Persiapan sebelum berwisata ke Dieng

Apa yang harus dipersiapkan sebelum berangkat ke Dieng? Kita semua tahu, bahwa Dieng merupakan kawasan pegunungan raksasa, dengan ketinggian rata-rata 2.000 mdpl. Oleh karena itu, Dieng memiliki suhu udara sangat dingin, bahkan pada bulan Juli-Agustus, suhu di wilayah Dieng, terutama daerah Sembungan, pintu masuk lokasi wisata Sikunir, bisa mencapai -6 °C. Tak mengherankan jika pada bulan-bulan tersebut di kawasan wisata Dieng sering terjadi embun beku, menyerupai es, yang oleh warga setempat disebut bun upas.

Wisata Dieng

Wisata Dieng


Dengan fenomena alam tersebut, tentu saja wisatawan harus mempersiapkan jaket tebal atau penghangat tubuh lain sebelum berangkat ke Dieng. Tak hanya itu, Dieng juga merupakan kawasan wisata alam, sehingga membutuhkan persiapan tertentu agar perjalanan Anda lebih nyaman. Sebagai tambahan informasi bagi Anda yang baru pertama kali berkunjung ke Dieng, berikut beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan terlebih dahulu.
  • Jaket Tebal
  • Syal
  • Penutup kepala
  • Masker
  • Sepatu dan kaos kaki
  • Makanan dan minuman secukupnya
  • Stamina tubuh yang baik

Memilih akses jalan termudah untuk menuju kawasan wisata Dieng

Seperti halnya kawasan dataran tinggi lain, untuk menuju ke Dieng juga harus menempuh jalur yang berkelok dan menanjak. Oleh karena itu, untuk menghemat bahan bakar dan menyingkat waktu perjalanan, sebaiknya Anda memilih jalur dari kota Wonosobo. Jalur dari Wonosobo memang merupakan jalur paling mudah dan banyak dipilih oleh wisatawan. Tak mengherankan jika kebanyakan pengunjung lebih memilih biro perjalanan wisata dari Wonosobo, karena memang akse jalannya jauh lebih dekat.

Objek Wisata di kawasan Dieng dan Wonosobo

Dieng memiliki banyak objek wisata menarik untuk dikunjungi. Bagi wisatawan yang datang dari luar kota, tidaklah cukup jika hanya meluangkan waktu 1 (satu) hari saja. Banyaknya objek wisata di kawasan Dieng dan Wonosobo tentu akan menghabiskan waktu liburan Anda. Oleh karena itu, tentukan objek wisata yang akan dikunjungi, sesuaikan rute perjalanan Anda dengan waktu liburan yang dimiliki. Berikut beberapa objek wisata di wilayah Dieng dan Wonosobo.
  • Pemandian air panas Kalianget
  • Telaga Menjer
  • Agrowisata perkebunan teh Tambi
  • Mendaki Gunung Perahu (Puncak Teletubbies)
  • Gardu Pandang Tieng
  • Tuk Bima Lukar
  • Ondho Budho
  • Watu Kelir
  • Telaga Warna dan Telaga Pengilon
  • Dieng Plateau Theater
  • Batu Pandang Ratapan Angin
  • Sikunir
  • Telaga Cebong
  • Air Terjun Sikarim
  • Kawah Sikidang
  • Kawah Candradimuka
  • Kawah Sileri
  • Kawah Sibanteng
  • Candi Bima
  • Candi Gathotkaca
  • Kompleks Candi Arjuna
  • Candi Setyaki
  • Darmasala
  • Gangsiran Aswatama
  • Candi Dwarawati
  • Sumur Jalatunda
  • Telaga Merdada

Penginapan Di Dieng dan Wonosobo

Sebagai destinasi wisata yang sangat populer, tentu saja di wilayah Dieng dan Wonosobo banyak bermunculan industri penginapan. Bak gayung bersambut, seiring dengan perkembangan dan melonjaknya arus wisatawan ke Dieng, telah merangsan banyak pihak untuk mengembangkan industri penginapan di wilayah tersebut. Makanya saat ini di wilayah Dieng banyak bermunculan penginapan, terutama dalam bentuk homestay, terlebih lagi setelah melambungnya nama Sikunir dalam dunia pariwisata Indonesia. Untuk mencari penginapan di Dieng dan Wonosobo, Anda bisa langsung menghubungi penginapan bersangkutan, atau dapat juga melalui Calya Wisata untuk mendapatkan penginapan yang paling layak.

Ya, Calya Wisata menyediakan jasa reservasi penginapan di wilayah Dieng dan Wonosobo. Kami memiliki jaringan homestay dan hotel yang sangat luas, sehingga memiliki keleluasaan dalam menentukan pilihan penginapan paling tepat bagi wisatawan. Anda tak perlu lagi risau karena semua penginapan di Dieng telah habis dibooking wisatawan lain. Hubungi kami untuk menyediakan akomodasi terbaik bagi Anda.

Paket Wisata Dieng

Untuk mempermudah kegiatan liburan atau perjalanan binis, ada baiknya Anda memilih paket wisata Dieng. Cari paket wisata yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan Anda. Paket wisata termurah belum tentu menjadi pilihan terbaik. Demikian juga dengan paket wisata termahal, belum tentu menyediakan layanan istimewa. Oleh karena itu, carilah paket wisata dari penyedia jasa yang paling berkualitas.

Calya Wisata, hadir untuk menjawab seluruh persoalan yang dihadapi oleh wisatawan. Kami didukung oleh tim yang solid, bekerja secara maksimal, profesional, dan berdedikasi tinggi. Kami menawaran beberapa pilihan paket wisata menarik, dengan fleksibilitas tinggi dan layanan istimewa. Menghadirkan suasana nyaman, menyenangkan, dan penuh pengalaman unik adalah prioritas utama kami. Hubungi Calya Wisata untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan wisata Anda.

Kamis, 27 Agustus 2015

Objek Wisata Telaga Cebong Sembungan Dieng

Telaga Cebong merupakan salah satu objek wisata Dieng yang tak pernah sepi pengunjung, lantaran objek wisata tersebut tepat berada di sebelah area parkir Sikunir. Telaga alam ini mempunyai bentuk menyerupai cebong, sehingga warga setempat memberinya nama Telaga Cebong. Membludaknya arus wisatawan ke Sikunir mau tidak mau berdampak positif terhadap kegiatan wisata di sekitar Telaga Cebong.

Ya Telaga Cebong bisa dikatakan sebagai telaga yang berada di lokasi tertinggi di kawasan wisata Dieng dengan ketinggian mencapai 2.300 meter di atas permukaan laut. Secara administratif masuk dalam wilayah Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Memang, Desa Sembungan dikenal sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa, memiliki luas wilayah kurang lebih 2,65 km².

Konon Telaga Cebong terbentuk akibat aktivitas vulkanik, merupakan bekas kawah purba. Awalnya telaga ini memiliki luas kurang lebih 18 ha, namun karena terjadi proses abrasi, maka terjadi penyempitan permukaan air telaga, sehingga saat ini luas Telaga Cebong tersisa sekitar 12 Ha.

Telaga Cebong

Pesona Menawan Telaga Cebong


Apa yang menarik di Telaga Cebong?

Selain lokasinya sangat strategis, di jalur utama pendakian bukit Sikunir, sehingga sering dijadikan sebagai tempat beristirahat bagi para wisatawan yang baru turun dari Sikunir. Selain itu, disepanjang tepian telaga juga dijadikan sebagai tempat camping, banyak tenda-tenda yang berjejer di sepanjang bibir telaga. Terlebih lagi jika berkunjung pada saat weekend atau high season, Anda akan melihat ratusan tenda para wisatawan yang akan berburu sunrise di Sikunir.

Banyak aktivitas yang bisa dilakukan wisatawan di sekitar Telaga Cebong. Beberapa diantara mereka membuat api unggun atau hanya sekedar duduk-duduk sembari menahan hawa dingin yang menusuk tulang. Tak jarang wisatawan dari kota-kota besar, seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan masih banyak lagi, yang mengadakan acara perjamuan malam di sekitar telaga. Selain membuat api unggun, mereka juga sering mengadakan acara hiburan, seperti tari lengger, tarian tradisional Wonosobo.

Telaga Cebong

Keindahan Telaga Cebong


Jika Anda ingin berkemah di tepi Telaga Cebong, tidak perlu bersusah payah membawa tenda dari rumah, karena warga setempat banyak yang menyediakan jasa sewa tenda, sekaligus menyediakan kayu bakar untuk kegiatan api unggun. Jadi, segala sesuatunya sudah tersedia, wisatawan tinggal menikmati suasana malam yang sangat mengesankan di kawasan wisata Dieng Wonosobo.

Saat pagi hari, lokasi Telaga Cebong sering dijadikan sebagai tempat beristirahat wisatawan setelah menuruni Bukit Sikunir. Banyak diantara mereka yang melepas lelah sembari berjalan-jalan di tepian telaga. Di pagi hari, air telaga tampak memantulkan cahaya sinar matahari sangat eksotis, seolah tampak berkilau seperti minyak, sehingga tak jarang momentum tersebut menjadi buruan para pecinta fotografi. Penasaran dengan Telaga Cebong? Hubungi kami untuk mempersiapkan perjalanan Anda.

Rabu, 26 Agustus 2015

Layanan Paket Wisata Dieng Eksekutif

Dieng Plateau adalah dataran tinggi yang memiliki berbagai potensi wisata, merupakan daerah pegunungan yang menyimpan keindahan alam sangat menakjubkan. Kegiatan pariwisata Dieng memang sedang mengalami kemajuan sangat signifikan, hal itu disebabkan oleh melambungnya nama Sikunir dan Gunung Prau sebagai objek wisata alam. Ya, nama Sikunir yang populer dengan Golden Sunrisenya dan Gunung Prau dengan bukit Teletubbiesnya memang sedang naik daun.

Tak mengherankan jika banyak wisatawan dari berbagai daerah yang berbondong-bondong mengunjungi kedua objek wisata tersebut. Calya Wisata hadir untuk menyambut kedatangan Anda, memfasilitasi segala kebutuhan dan akomodasi liburan, kami menawarkan paket wisata Dieng Eksekutif, yang sengaja kami rancang khusus untuk wisatawan yang membutuhkan fasilitas dan sarana kelas atas.

Dengan berbagai keunggulan, dikukung oleh teamwork yang solid dan memiliki jam terbang tinggi, serta pengalaman yang tidak diragukan lagi, kami memastikan kenyamanan perjalanan Anda. Memberikan layanan istimewa dengan akomodasi dan failitas memadai, sehingga perjalanan Anda terasa lebih bermakna.

Hubungi Kami Untuk Memesan Paket Wisata Dieng

Paket Wisata Dieng

Pilihan Terbaik Paket Wisata Dieng


Dapatkan Segera Paket Wisata Dieng Eksekutif

Dapatkan pengalaman liburan paling menyenangkan bersama Calya Wisata. Dapatkan layanan spesial Paket Wisata Dieng Eksekutif. Cocok untuk para pelaku bisnis, pimpinan perusahaan, atau kalangan profesional lain. Dengan penawaran ini, kami senantiasa berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi para wisatawan.

Melayani dengan sepenuh hati kepada para pelanggan adalah komitmen kami dalam mewujudkan suasana liburan yang menyenangkan. Kami akan menyambut setiap wisatawan dengan keramahan dan ketulusan di meeting point yang telah ditentukan. Sejak awal pemberangkatan menuju Dieng Wonosobo, Anda akan merasakan suasana yang benar-benar berbeda bersama crew Calya Wisata yang sudah terlatih dan profesional.

Team kami akan berusaha menghadirkan suasana perjalanan yang mengesankan, penuh kegembiraan, sehingga perjalanan liburan bersama Calya Wisata terasa benar-benar berbeda. Kualitas unggul dalam setiap layanan merupakan salah satu daya tarik bagi banyak wisatawan dari berbagai daerah untuk memilih layanan Paket Wisata Dieng Eksekutif.

Dalam paket ini, kami memberikan layanan superior kepada para wisatawan, akomodasi hotel berbintang atau penginapan papan atas lain, mengajak Anda ke berbagai tempat kuliner paling spektakuler di Wonosobo, dan memberikan jamuan dengan menu-menu istimewa khas Dieng maupun Wonosobo. Tak hanya itu, wisatawan juga akan diajak ke pusat jajanan khas Dieng dan Wonosobo untuk membeli oleh-oleh bagi keluarga atau teman-teman di rumah.

Paket Wisata Dieng Eksekutif Pilihan Cerdas Setiap Wisatawan

Hanya dengan bergabung bersama Calya Wisata, Anda akan mendapatkan layanan paling memuaskan dalam perjalanan liburan. Tak hanya melayani para wisatawan, kami juga menjadi relasi paling tepat untuk para traveler bisnis. Berkualitas unggul baik dalam pelayanan maupun fasilitas, Paket Wisata Dieng Eksekutif menjadi pilihan cerdas setiap wisatawan.

Selasa, 25 Agustus 2015

Telaga Menjer Wonosobo

Telaga Menjer Wonosobo merupakan telaga alam terbesar di Kabupaten Wonosobo, secara administratif masuh dalam wilayah Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Hanya berjarak kurang lebih 3 kilometer dari pusat Kecamatan Garung, dan 12 meter dari pusat kota Kabupaten Wonosobo. Diberi nama Telaga Menjer karena memang telaga ini awalnya masuk dalam wilayah Desa Menjer, karena ada pemekaran wilayah, kemudian kawasan Telaga Menjer masuk dalam wilayah Desa Maron.

Telaga Menjer berada di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut, sehingga memiliki udara sejuk dan menyegarkan. Tergolong telaga alam yang cukup luas, sekitar 70 hektare, dengan kedalaman mencapai 45 meter. Konon, Telaga Menjer terbentuk akibat letusan vulkanik yang terjadi di kaki Gunung Pakuwaja Dieng. Letusan tersebut membentuk sebuah kaldera yang akhirnya terisi oleh air. Memang, dilihat dari letaknya, Telaga Menjer berada tepat di kaki Gunung Pakuwaja.

Pada awalnya, air di Telaga Menjer hanya berasal dari sejumlah mata air alam yang berada di sekitarnya dan air hujan. Curah hujan di daerah tersebut memang sangat tinggi. Namun, ketika Belanda berencana membangun PLTA di daerah Garung, maka suplai air di Telaga Menjer ditambah dari Sungai Serayu. Belanda membangun terowngan kurang lebih sepanjang 7 kilometer dari utara Desa Jengkol hingga ke telaga. Sebagian air Serayu dialirkan ke Telaga Menjer untuk menambah supplai air, sehingga mampu menggerakkan turbin untuk PLTA Garung.

Untuk menyalurkan air dari Telaga Menjer ke PLTA, Belanda membangun saluran pipa berdiameter 3 meter, sepanjang 2 kilometer hingga ke area PLTA Garung. Saat perjalanan menuju Telaga Menjer, Anda akan melihat saluran pipa PLTA ini dari jalan.

Telaga Menjer Wonosobo

Telaga Menjer, Garung Wonosobo


Keindahan Telaga Menjer

Telaga Menjer memiliki keindahan dan daya tarik pesona alam yang sangat mengagumkan. Sisi utara telaga merupakan pegunungan, dengan pepohonan tropis yang hijau dan rimbun. Area kebun teh yang sangat indah menambah pesona di sekitar telaga. Pepohonan pinus yang tertata rapi di sekeliling telaga, dengan daunnya yang tampak berwarna hijau tua, menjadi sebuah pemandangan eksotis yang benar-benar menyejukkan mata. Belum lagi pemandangan perbukitan yang memagari telaga, benar-benar menghadirkan harmoonisasi alam yang luar biasa. Berpadu dengan warna air yang tampak hijau oleh pantulan pepohonan, sungguh merupakan sajian lukisan alam sangat eksotis.

Hembusan angin khas dataran tinggi yang bertiup pelan melalui sela-sela pepohnan, terasa lembut membelai sekujur tubuh. Ya, Telaga Menjer memang menghadirkan kedamaian dan ketentraman hati, sangat jauh dari suasana perkotaan yang bising dan penuh hiruk-pikuk. Tak salah lagi jika Anda menetapkan liburan bersama keluarga ke Telaga Menjer.

Untuk fasilitas wisata, terdapat beberapa unit perahu motor yang siap mengantar setiap pengunjung untuk berkeliling telaga. Menikmati keindahan pemandangan dari tengah-tengah telaga memang satu hal yang benar-benar menakjubkan. Seolah kita berada di sebuah cekungan raksasa, dengan atap langit yang tampak berwarna biru cerah. Tak mengherankan, jika Telaga Menjer sering dijadikan sebagai tempat pengambilan foto-foto prewedding maupun foto seni bertema alam.

Penasaran dengan Telaga Menjer? Hubungi kami untuk mempersiapkan perjalanan Anda.

Senin, 24 Agustus 2015

Gunung Prau Destinasi Favorit Wisata Dieng

Sebenarnya Gunung Prau merupakan perbatasan tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Batang. Memiliki beberapa jalur pendakian, yaitu alur Pranten Batang, Jalur Patang Banteng Wonosobo, Jalur Dieng Wonosobo, dan Jalur Kenjuran Kendal. Namun, diantara sejumlah jalur pendakian tersebut, Jalur Wonosobo merupakan jalur yang paling banyak diminati wisatawan, sehingga banyak para petualang yang mendaki Gunung Prau dari Wonosobo. Disamping rute jalur relatif lebih mudah, pemandangan alam dari Jalur Wonosobo juga sangat mengagumkan. Tak mengherankan jika pendakian Gunung Prau menjadi salah satu wisata favorit di Dieng Wonosobo.

Puncak Gunung Prau memanjang dari barat ke timur, dengan topografi berupa gundukan-gundukan padang rumput, menyerupai padang rumput pada film teletubbies, sehingga puncak Gunung Prau sering disebut sebagai puncak teletubbies. Keindahan panorama alam dari puncak Gunung Prau tidak diragukan lagi, wisatawan dapat menyaksikan pesona sunrise yang luar biasa. Puncak Gunung Prau juga menjadi puncak tertinggi di dataran tinggi Dieng.

Dengan ketinggian kurang lebih 2.565 meter di atas permukaan laut, atau sekitar 8.415 kaki, membuat Gunung Prau memiliki view yang benar-benar mempesona. Didukung dengan jalur pendakian yang relatif mudah (dari jalur Wonosobo), sehingga banyak wisatawan yang berminat untuk menaklukkannya.

Gunung Prau

Gunung Prau


Gunung Prau

Pemandangan Dari Puncak Gunung Prau


Gunung Prau

Puncak Teletubbies Gunung Prau


Tingginya minat wisatawan untuk mendaki Gunung Prau dapat dilihat bagaimana ramainya posko atau basecamp Gunung Prau di Desa Patak Banteng (sebelum memasuki kawasan wisata Dieng), terutama pada akhir pekan. Bukan hanya dari kota Wonosobo, tetapi para pecinta alam dari seluruh Indonesia dapat Anda temukan. Ya, dengan pesona dan kemegahan alamnya, Gunung Prau menjadi salah satu tempat wisata andalan Kabupaten Wonosobo. Hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam perjalanan tracking dari jalur Patak Banteng, wisatawan sudah bisa mencapai puncak Gunung Prau.

Minggu, 23 Agustus 2015

Dieng Plateau Theater Informasi Lengkap Tentang Dieng

Dieng Plateau Theater merupakan objek wisata buatan di kawasan wisata Dieng, berupa gedung bioskop yang menampilkan film dokumenter tentang Dieng, baik berbagai peristiwa alam beberapa tahun silam, sejarah, budaya masyarakat setempat hingga potensi yang dimiliki oleh dataran tinggi Dieng. Oleh karena itulah Dieng Plateau Theater sangat cocok bagi para pelajar maupun wisatawan yang ingin mengetahui berbagai misteri yang ada di dataran tinggi Dieng.

Dengan adanya Dieng Plateau Theater, kini tersedia wahana yang bisa memberikan informasi deskriptif mengenai Dieng, sehingga wisatawan yang berkunjung ke Dieng memiliki satu akses yang bisa dipertanggungjawabkan untuk mendapatkan informasi akurat. Selain menyediakan gedung pertunjukan film dokumenter, Dieng Plateau Theater juga dilengkapi dengan area parkir cukup luas, taman untuk bersantai, dan pemandangan alam sangat menakjubkan.

Dari lokasi inilah wisatawan bisa menikmati topografi Dieng yang bergunung-gunung. Beberapa gunung yang tampak dari objek wisata ini antara lain Gunung Perahu, Gunung Gajah Mungkur, Gunung Pangamun-amun, Gunung Pangonan, Gunung Nagasari, Gunung Juranggrawah, dan Gunung Sipandu. Terlepas dari acara pertunjukan film dokumenter, area Dieng Plateau Theater juga menjadi tempat ideal untuk bersantai dan beristirahat para wisatawan.

Dieng Plateau Theater

Akses Masuk Ke Dieng Plateau Theater


Dieng Plateau Theater digagas oleh Gubernur Jawa Tengah, H. Mardiyant, dan diresmikan oleh Presiden Republik Indnesia ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2007. Tempat ini dilengkapi dengan sarana audio visual, menampilkan film dokumenter tentang Dieng berdurasi kurang lebih 23 menit, dengan kapasitas pengunjung 100 orang. Bentuk bangunan dirancang dengan arsitektur bergaya klasik dan berundak-undak.

Dieng Plateau Theater

Bentuk Bangunan Dieng Plateau Theater


Dieng Plateau Theater berada di ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut, berlokasi di lereng bukit Sikendil, berjarak kurang lebih 1,5 kilometer dari pertigaan masuk Dieng, dan hanya 150 meter dari lokasi Telaga Warna. Area wisata ini juga difasilitasi dengan pintu masuk ke area Telaga Warna, dan Batu Pandang Ratapan Angin.

Dieng Plateau Theater

Dieng Plateau Theater Tampak Dari Depan


Harga tiket masuk ke Dieng Plateau Theater juga cukup terjangkau, pada tahun 2015 ini hanya Rp 4.000 per orang. Tak lengkap rasanya kunjungan Anda ke kawasan wisata Dieng jika tidak menikmati sajian film dokumenter di Dieng Plateau Theater.

Objek Wisata Tuk Bima Lukar Dieng Wonosobo

Objek Wisata Tuk Bima Lukar berada di kawasan wisata Dieng Plateau, masuk dalam wilayah Kabupaten Wonosobo. Terletak tepat sebelum gapura selamat datang di kawasan wisata Dieng, masuk melalui jalan setapak, hanya beberapa meter dari jalan raya Wonosobo – Dieng. Objek wisata ini diperkirakan merupakan mata air purba, dan menjadi hulu Sungai Serayu, salah satu sungai besar di Pulau Jawa.

Dieng memang sedang menjadi destinasi wisata yang cukup populer, terutama semenjak melambungnya Sikunir sebagai salah satu objek wisata. Terlepas dari nama besar Sikunir yang menjadi ikon wisata baru, Dieng memiliki satu objek wisata yang tak kalah menarik untuk dikunjungi. Tuk Bima Lukar, merupakan objek wisata historis, berupa mata air peninggalan jaman Hindu kuno.

Namun sayang, kebanyakan wisatawan melewatkan Tuk Bima Lukar dalam destinasi wisata ke Dieng. Padahal mata air kuno ini menyimpan segudang misteri pada jaman Hindu. Konon pada jaman dahulu mata air Tuk Bima Lukar dijadikan sebagai tempat untuk bersuci bagi para pemeluk agama Hindu sebelum menuju ke kompleks candi sebagai tempat pemujaan.

Tuk Bima Lukar Dieng

Jejak-jejak peninggalan sejarah ini masih tampak pada dua jaladwara, yaitu pancuran air yang terbuat dari batu Lingga dan tumpahan air berupa Yoni. Perpaduan antara Lingga dan Yoni ini merupakan salah satu ciri khas budaya Hindu. Dengan melihat peninggalan sejarah inilah, Tuk Bima Lukar bisa dikatakan sebagai salah satu mata air peradaban.

Tuk Bima Lukar Dieng

Tak hanya mengadung nilai historis, Tuk Bima Lukar juga menjadi sumber mata air yang disakralkan oleh warga Dieng. Konon, air dari Tuk Bima Lukar ini bisa membuat awet muda bagi setiap orang yang membasuh muka atau mandi di lokasi tersebut.

Dari segi bangunan, Tuk Bima Lukar terdiri dari tiga undakan. Pada undakan paling atas terdapat tempat untuk menaruh sesaji. Undakan kedua merupakan sebuah kolam yang dikeramatkan. Masyarakat tidak boleh mengambil air dari kolam ini. Sedangkan pada undakan paling bawah terdapat dua jaladwara, disinilah tempat untuk mandi, mencuci muka, atau bahkan mensucikan diri untuk mendapatkan berkah.